Cari Blog Ini

Senin, 09 Mei 2011

KEBUDAYAAN DI BENUA AMERIKA



Kebudayaan di Amerika Serikat
Perkembangan Budaya Amerika Serikat
sejarah, hari-hari libur, olah raga, agama, kuliner, musik, tari, dan seni rupa banyak dipengaruhi oleh budaya eropa, khususnya inggris, serta budaya indian sebagai masyarakat asli.
Negara Amerika Serikat pada awal-awal berdirinya memberlakukan kebijakan buka pintu bagi para imigran yang datang dari seluruh dunia. Para imigran yang datang ke Amerika, dan kemudian memilih untuk menetap dan menjadi warga Amerika, oleh pemerintah diminta untuk tidak meninggalkan kebudayaannya dan tetap mempraktekannya selama tinggal di Amerika. Hal tersebut membuat budaya Amerika Serikat menjadi multikultural. Berbagai macam budaya dunia bercampur, namun budaya country dan koboi umumnya menjadi salah satu lambang dan ciri khas yang terkenal tentang Amerika.
Masyarakat Amerika Serikat mengakui mereka tidak memiliki budaya khusus turun termurun, melainkan menganggap bahwa budaya mereka adalah budaya untuk "berusaha menjadi yang terbaik". Karena tidak ada faktor kasta, agama, dan budaya yang menghalangi hal ini, masyarakat di negara tersebut mempercayai, seseorang yang berusaha untuk menjadi yang terbaik, akan dapat menjadi yang terbaik.
Budaya Amerika Serikat telah berkembang ke seluruh dunia dalam berbagai bentuk adaptasi dan telah memengaruhi seluruh dunia, khususnya dunia Barat. Musik di Amerika Serikat banyak didengarkan di seluruh dunia, dan tayangan film beserta televisi Amerika Serikat dapat dilihat di manapun. Kini sebagian besar kota di sana memiliki musik klasik dan rakyat; pusat penelitian dan museum, pertunjukan tari, musik dan drama; proyek seni terbuka dan arsitektur penting.
Amerika Serikat juga menjadi pusat pendidikan yang berkualitas tinggi. Negara tersebut memiliki lebih dari 1.500 universitas, kolese, dan berbagai institusi pendidikan, beberapa di antaranya terkenal di seluruh dunia. Di negara tersebut banyak terdapat tempat-tempat berjudi seperti di kota Las Vegas yang dikenal sebagai Sin City (Kota Penuh Dosa).
Senat Amerika Serikat

Senat Amerika Serikat (Bahasa Inggris: United States Senate) adalah salah satu dari dua bagian Kongres Amerika Serikat. Bagian lain dari Kongres adalah Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (US House of Representatives).
Keanggotaan
Setiap negara bagian Amerika Serikat mempunyai dua orang senator yang mempunyai masa jabatan 6 tahun, dan dapat dipilih kembali tanpa batas. Karena Pemilu AS diselenggarakan setiap dua tahun (setiap bulan November tahun genap), setiap kursi senator akan habis masanya setiap 3 kali pemilihan.
Komposisi
Saat ini, Senat Amerika Serikat terdiri dari 100 senator (ada 50 negara bagian dan masing-masing negara bagian mengirim 2 senator).
Tahun↓
Partai Politik↓
Demokrat
Republik
Independen
2000
50
50
-
2002
40
51
1
2004
44
55
1
2006
49
49
2
2008
59
40
1
2010
51
47
2
2012





Kebebasan Beragama di Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, kebebasan beragama haknya dijamin oleh konstitusi yang tersedia dalam klausa agama dari Undang-Undang Amandemen Pertama (First Amandement). Kebebasan beragama sangat dekat hubungannya dengan pemisahan gereja dan negara, sebuah konsep yang ditulis oleh Thomas Jefferson.

Monumen untuk menghormati hak beribadat, Washington, D.C.
Konsep resmi yang modern dari kebebasan beragama sebagai gabungan dari kebebasan kepercayaan dan kebebasan beribadat yang ada.
Fondasi Hukum
Konstitusi Amerika Serikat mengamanatkan masalah agama dalam dua tempat : di Amendemen Pertama (First Amandement), dan Artikel VI (Pasal VI)larangan pengujian agama.
Suku Amerika

Seminole adalah suku Amerika Asli yang berasal dari Florida, yang kini hidup di Florida dan Oklahoma. Negara Seminole punah pada abad ke-18. Kini, mereka memiliki kekuasaan pada tanah mereka, dan ekonomi berdasarkan tobako, pariwisata dan berjudi. Seminole juga merupakan simbol tim atletik Universitas Negeri Florida.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar